Pemkab Kapuas Siapkan 156 ASN Hadapi Ancaman Bencana

Pemkab Kapuas Siapkan 156 ASN Hadapi Ancaman Bencana

KUALA KAPUAS, UDAHKETEMU.COM — Pemerintah Kabupaten Kapuas memperkuat kesiapan aparatur sipil negara (ASN) dalam menghadapi berbagai ancaman bencana. Upaya tersebut dilakukan melalui peluncuran Akses Mitra Talenta dan pelatihan manajemen dasar kebencanaan.

Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kapuas menggelar kegiatan tersebut di Aula Tingang Menteng Kantor Bupati Kapuas, Jumat (18/9/2026).

Sebanyak 156 ASN mengikuti pelatihan yang bertujuan meningkatkan kemampuan aparatur dalam menghadapi kondisi darurat dan berbagai potensi bencana di daerah. 

Pemkab Kapuas Kembangkan Manajemen Talenta ASN

Kepala BKPSDM Kabupaten Kapuas, Hj. Mahrita, mengatakan pemerintah daerah mengembangkan Akses Mitra Talenta sebagai bagian dari penguatan manajemen talenta ASN.

Menurut Mahrita, sistem tersebut membantu pemerintah memetakan kompetensi aparatur. Pemkab Kapuas kemudian dapat mengembangkan dan menempatkan ASN sesuai kemampuan serta kebutuhan organisasi.

Baca juga  PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero Unit Induk Wilayah Aceh melakukan penanaman 1.000 batang bibit mangrove di kawasan pantai Desa Suak Puntong, Kecamatan Kuala Pesisir, Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh

Program tersebut juga menjadi bagian dari upaya Pemkab Kapuas membangun sistem manajemen talenta yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Mahrita menilai seluruh perangkat daerah perlu ikut terlibat agar pengembangan kompetensi ASN dapat berjalan secara optimal. 

Bupati Kapuas Tekankan Kesiapsiagaan Bencana

Bupati Kapuas H. M. Wiyatno mengatakan kemampuan menghadapi bencana harus menjadi bagian dari kapasitas setiap aparatur pemerintah.

Ia menyoroti sejumlah ancaman yang dapat muncul di wilayah Kapuas, terutama ketika musim kemarau berlangsung. Pemerintah menghadapi potensi krisis air bersih hingga meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan.

Wiyatno meminta ASN memperkuat kemampuan menghadapi berbagai kondisi tersebut. Ia menilai pemerintah daerah membutuhkan aparatur yang siap bergerak ketika bencana terjadi.

Pelatihan Bukan Sekadar Mengejar Sertifikat

Pemkab Kapuas mengarahkan pelatihan tersebut untuk meningkatkan kompetensi sekaligus memperkuat kesiapsiagaan aparatur.

Baca juga  CL adalah salah satu idola wanita K-Pop yang penuh bakat serta menjadi girl crush banyak orang

Wiyatno meminta peserta tidak mengikuti pelatihan hanya untuk mendapatkan sertifikat. Ia ingin para ASN menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang mereka peroleh ketika menghadapi situasi bencana di lapangan.

Kemampuan tersebut mencakup pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan. ASN juga dapat membantu pemerintah mencegah penyebaran titik api ketika kondisi membutuhkan dukungan aparatur. 

Pengembangan ASN Sesuai Kebutuhan Daerah

Program penguatan kapasitas ASN tersebut mengacu pada Surat Bupati Kapuas Nomor 409/BKPSDM Tahun 2026 tertanggal 8 September 2026.

Surat tersebut mengatur penguatan kapasitas ASN dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana sebagai bagian dari pengembangan kompetensi, karier, dan manajemen talenta ASN di lingkungan Pemkab Kapuas.

Wiyatno menilai pemerintah dapat memanfaatkan sumber daya ASN yang sudah tersedia untuk mendukung kebutuhan daerah. Menurutnya, langkah tersebut sekaligus dapat meningkatkan kapasitas dan perkembangan karier aparatur.

Baca juga  Marion Jola Resmi Rilis Album Pertama Bertajuk "Marion"

Dengan pelatihan ini, Pemkab Kapuas berharap 156 ASN yang mengikuti kegiatan dapat menerapkan kemampuan mereka secara nyata. Pemerintah juga ingin membangun kesiapsiagaan yang lebih kuat dalam menghadapi banjir, kebakaran hutan dan lahan, serta ancaman bencana lainnya. 