Manajemen sains atau seni manajemen sebagai sains

Manajemen sains atau seni manajemen sebagai sains

MANAJEMEN SAINS ATAU SENIManajemen sebagai SainsPendekatan melalui tahapan sistematis berdasarkan keilmuanUmumnya memerlukan keahlian teknis, diagnostik dan pengambilan keputusanManajemen sebagai SeniPendekatan melalui intuisi dan perasaan berdasarkan pengalamanUmumnya memerlukan keahlian konseptual, kreatifitas dan komunikasi interpersonalDapat disimpulkan bahwa seni bersifat dinamis, tidakberpola tunggal, dan menuntutadanya keterlibatan kreativitas didalamnya. Sedangkan sains cenderung bersifat statis,berpola tunggalberdasarkan pembuktian ilmiah, dan menuntut adanya tahapan – tahapanyang sistematis. Sehingga seni dan sains berhubungan dengan manajemen.SEJARAH ILMU MANAJEMENIlmu manajemen telah ada sejak ribuan tahun yang lalu. Hal ini dibuktikan dengan adanyapiramida di Mesir. Piramida tersebut dibangun oleh lebih dari 100.000 orang selama 20tahun. Piramida Giza tak akan berhasil dibangun jika tidak ada seseorang—tanpamempedulikan apa sebutan untuk manajer ketika itu yang merencanakan apa yang harusdilakukan, mengorganisir manusia serta bahan bakunya, memimpin dan mengarahkan parapekerja, dan menegakkan pengendalian tertentu guna menjamin bahwa segala sesuatunyadikerjakan sesuai rencana. Pembangunan piramida ini tak mungkin terlaksana tanpa adanyaseseorang yang merencanakan, mengorganisasikan dan menggerakan para pekerja, danmengontrol pembangunannya. Praktik-praktik manajemen lainnya dapat disaksikan selamatahun 1400-an di kota Venesia, Italia, yang ketika itu menjadi pusat perekonomian danperdagangan di sana. Penduduk Venesia mengembangkan bentuk awal perusahaan bisnisdan melakukan banyak kegiatan yang lazim terjadi di organisasi modern saat ini. Sebagaicontoh, di gudang senjata Venesia, kapal perang diluncurkan sepanjang kanal dan pada tiap-tiap perhentian, bahan baku dan tali layar ditambahkan ke kapal tersebut. Hal ini miripdengan model lini perakitan (assembly line) yang dikembangkan oleh Hanry Ford untukmerakit mobil-mobilnya. Selain lini perakitan tersebut, orang Venesia memiliki sistempenyimpanan dan pergudangan untuk memantau isinya, manajemen sumber daya manusiauntuk mengelola angkatan kerja, dan sistem akuntansi untuk melacak pendapatan dan biaya.Daniel Wren membagi evolusi pemikiran manajemen dalam empat fase, yaitu pemikiranawal, era manajemen sains, era manusia sosial, dan era moderen. Secara umumperkembangan teori manajemen dapat dibagi 4 yaitu : • Manajemen ilmiah (1870 – 1930) •Manajemen klasik (1900 – 1940) • Manajemen hubungan manusiawi (1930 – 1940) •Manajemen modern (1940 – sekarang

Baca juga  AKUNTANSI DAN SOFTWARE KOMPUTER