KONSEKUENSI EKONOMI DAN TEORI AKUNTANSI POSITIF

 KONSEKUENSI EKONOMI DAN TEORI AKUNTANSI POSITIF

1. Gambaran Umum adalah suatu konsep yang dibuat, terlepas dari penerapan pasar sekuritas yang efisien, pilihan kebijakan yang dapat mempengaruhi nilai perusahaan. Inti dari gagasan mengenai konsekuensi ekonomi adalah kebijakan akuntansi perusahaan dan perubahan dalam kebijakan penting tersebut, terutama bagi manajemen dan juga bagi investor yang memiliki perusahaan, karena manajer dapat mengubah operasi perusahaan berdasarkan kebijakan akuntansi. Contohnya perubahan dalam kebijakan akuntansi yang terkait dengan cadangan minyak dan gas perusahaan. Perubahan tersebut menurut argumen konsekuensi ekonomi, dapat mengubah aktivitas eksplorasi dan pengembangan oleh para manajer, yang mengubah nilai perusahaan. Jika perubahan tersebut berpotensi negatif dan jika banyak investor yang terpengaruh, maka investor dapat mewakili yang mereka pilih. Akibatnya, para kebijakan juga akan memiliki kepentingan dalam akuntansi perusahaan dan dalam badan yang menentukan kebijakan tersebut. Kebijakan akuntansi disini mengacu pada kebijakan akuntansi manapun, bukan hanya yang berpengaruh pada aliran kas perusahaan.
2. Pemegang Saham (Pemegang saham) Kenaikan sumber kontrak efisien pada kebijakan akuntansi juga diperoleh dari pemegang saham untuk melindungi diri dari eksploitasi oleh manajemen. Sampai batas tertentu, eksploitasi dikendalikan dengan mendasarkan manajer kompensasi pada beberapa ukuran kinerja manajer. Peran konfirmasi dari laporan keuangan juga membantu mencegah manajer dari melebih-lebihkan informasi yang dapat mengakibatkan harga saham dinilai terlalu tinggi oleh pasar.
3. Kebijakan Akuntansi untuk Efisien 1. Keandalan Agar andal, akuntansi untuk kontrak efisien harus didasarkan pada transaksi pasar yang sebenarnya dan dapat diterapkan oleh pihak ketiga. Teori kontrak 3 manajer mungkin syirik pada usaha dan untuk menutupi pernyataan yang lebih serta keuntungan yang lebih rendah melalui perilaku oportunistik seperti penilaian aset yang berlebihan dan mengelola pendapatan.

Baca juga  CIRI KHAS DARI PEKERJAAN KANTOR