Juarai Euro U-21 Bersama Italia, Ini Perjalanan Karier Andrea Pirlo

Juarai Euro U-21 Bersama Italia, Ini Perjalanan Karier Andrea Pirlo

Meskipun sukses membawa Juventus juara Serie A 2019-2020, pelatih Maurizio Sarri resmi dipecat.

Hal itu dilakukan setelah Sarri gagal membawa klub asal Turin tersebut melangkah lebih jauh di ajang Liga Champions UEFA (UCL) 2019-2020.

Direktur Juventus, Fabio Paratici kemudian menunjuk mantan pemain mereka, Andrea Pirlo untuk mengisi kursi kosong yang ditinggalkan Sarri.

Keputusan Paratici memilih Pirlo terbilang sangat nekat. Pasalnya, pria yang kerap dijuluki il Maestro itu belum mempunyai pengalaman karier dalam melatih di klub profesional.

Dikutip dari laman Transfermarkt, merangkum perjalanan karier dari pelatih anyar Juventus, Andrea Pirlo.

1. Mengawali Karier sebagai Pesepak Bola Junior

Baca Juga: Terkuak, CIA Sebut Tidak Ada Bukti TikTok Berikan Data Pengguna ke Pemerintah Tiongkok

Pirlo memulai karier sepak bola saat bergabung dengan tim junior kampung halamannya, A.S.D.Calcio Amatori Flero pada tahun 1985.

Dirinya kemudian pindah ke tim US Voluntas Brescia pada tahun 1988 dan hengkang ke tim Brescia Calcio pada tahun 1992, serta mampu menembus tim utama pada 1997.

2. Membawa Brescia Calcio Promosi ke Serie A

Baca juga  PNS Belum Dapat Gajih 13. Kapan ya Cairnya ?

Pirlo membuat debut bermainnya bersama Brescia Calcio di umur yang masih menginjak 16 tahun, sehingga menjadikannya pemain termuda yang bermain di klub tersebut.

Pria kelahiran Flero, Italia itu kemudian membantu Brescia Calcio promosi ke Serie A setelah menjuarai Serie B.

3. Perjuangan di Inter Milan

Inter Milan kemudian meminang Pirlo setelah tampil apik bersama Brescia Calcio.

Namun Pirlo mengalami kesulitan membobol tim utama Inter Milan. Setelah itu ia dipinjamkan ke Reggina untuk musim 1999-2000.

Kendati demikian, ia kembali ke Inter Milan dengan tetap menjadi penghuni bangku cadangan.

4. Juara European Championship U-21

Meskipun tidak mampu menembus tim utama Inter Milan, Pirlo tetap dipanggil membela Tim Nasional Italia di ajang European Championship U-21 tahun 2000 dan berhasil keluar sebagai juara pertama.

5. Dijual Inter Milan ke Tim Rival

Tak bisa menembus tim utama Inter Milan, Pirlo kemudian dijual ke tim rival AC Milan pada tahun 2001.

Baca juga  Wheein MAMAMOO Hadir di Album Baru Park Bom

Pelatih AC Milan pada saat itu, Carlo Ancelotti dinilai dapat mengeluarkan potensi yang dimiliki Pirlo.

Bermain sebagai deep-lying playmaker di AC Milan, Pirlo menjadi jawara Serie A sebanyak dua kali pada musim 2003-2004 dan 2010-2011.

Pirlo Juga membawa AC Milan juara UCL serta UEFA Supercup sebanyak dua kali. Lalu, Coppa Italia dan Supercoppa Italia masing-masing satu kali.

6. Menjadi Juara Dunia Bersama Tim Senior Italia

Pada 2006, di bawah asuhan Marcelo Lippi, Pirlo menjadi pemain kunci atas keberhasilan Tim Nasional Italia menyabet gelar Piala Dunia dengan mengalahkan Prancis di partai final.

7. Pindah ke Juventus dan Akhir Kariernya di Eropa

Pada 2011, Pirlo henkang ke Juventus dengan biaya free transfer dan berhasil membawa Si Nyonya Tua juara empat kali berturut-turut dari musim 2011-2012 hingga 2014-2015.

Selain itu, Pirlo juga berhasil memenangkan Coppa Italia sebanyak dua kali dan Suppercoppa Italia sebanyak satu kali.

Baca juga  Roger Federer Meraih Gelar Juara Yang Ke-100 Kali Pada Tur ATP Di Dubai

8. Pindah ke Juventus dan Akhir Kariernya di Eropa

Pada 2011, Pirlo henkang ke Juventus dengan biaya free transfer dan berhasil membawa Si Nyonya Tua juara empat kali berturut-turut dari musim 2011-2012 hingga 2014-2015.

Selain itu, Pirlo juga berhasil memenangkan Coppa Italia sebanyak dua kali dan Suppercoppa Italia sebanyak satu kali.

9. Ditunjuk sebagai Pelatih Tim Junior Juventus

Setelah gantung sepatu dan beberapa tahun kursus kepelatihan, Pirlo mendapatkan Lisensi UEFA A sehingga dapat memulai kariernya sebagai pelatih sepak bola.

Kemudian pada Juli 30 2020 lalu, Pirlo dipercaya untuk menangani Juventus U-23 yang berlaga di Serie C.

10. Diangkat Jadi Pelatih Utama Juventus

Hanya menangani Juventus U-23 selama kurang lebih 9 hari, pria yang kini berumur 41 tersebut langsung ditunjuk sebagai pelatih tim senior Juventus pada 8 Agustus 2020 kemarin.