Fani Kontestan Asal Sampit Yang Jadi Juara Masterchef Indonesia 2019 Season 5

Fani Kontestan Asal Sampit Yang Jadi Juara Masterchef Indonesia 2019 Season 5

Teka-teki siapa yang menjadi juara MasterChef Indonesia 2019 season 5 terjawab sudah.

Adalah Fani, kontestan asal Sampit yang jadi juara MasterChef Indonesia 2019 season 5.

Fani sukses mengalahkan Kai serta 24 kontestan MasterChef Indonesia 2019 season 5 lainnya.

Pemilik nama Stefani Horison tersebut meraih nilai tertinggi dari ketiga juri yaitu Chef Juna, Chef Renatta, dan Chef Arnold.

Sementara Kai, menjadi juara kedua dalam kontes masak yang tayang di RCTI ini.


Dalam ronde kedua grand final MasterChef Indonesia 2019 season 5, Fani berhasil menyelesaikan tantangan yang diberikan juri.

Unggul di ronde pertama membuat Fani yakin dan percaya diri meraih gelar juara MasterChef Indonesia season 5.

Pada ronde kedua, Fani head to head dengan Kai dengan menyajikan tiga jenis masakan.

Baca juga  Pemerintah Telah Mengeluarkan Aturan Tambahan Terkait Larangan Hari Raya Idul Fitri 2021 Mulai 6 Mei Hingga 17 Mei 2021

Untuk challenge pertama adalah Appetizer, Fani menyajikan dish Tuna Tartare with Matah Kecombrang, Urap, & Andaliman Cream.

Menurut Chef Arnoold, Fani menyajikan makanan kekinian untuk appetizernya.

Namun, ada yang kurang dari masakan Fani tersebut, yaitu adanya terasi yang masih besar.

Selain itu, Chef Renatta mengomentari plating dish ala Fani yang dinilainya kurang.


Pada challenge kedua yaitu main course, Fani sukses menyajikan Ribeye Steak with Green Curry yang menuai pujian dari juri.

Menurut Chef Juna, tingkat kematangan daging steak Fani masih rare, tidak seperti yang diinginkan Fani yaitu medium rare.

Sementara Chef Arnold bilang menyukai green curry.

Selain itu, ada elemen yang kurang, satu di antaranya sayur, tapi untuk tekstur oke.

Pada challenge terakhir untuk signature dish, Fani membuat dessert berupa Deconstructed Kolak.

Baca juga  Mantan Sekretaris DPRD Pangkalpinang Latif Pribadi mengatakan terkait penetapan dirinya sebagai tersangka atas dugaan surat perintah perjalanan dinas (SPPD) fiktif 13 anggota DPRD Pangkalpinang, mengalir sesuai dengan proses hukum

Menyajikan kolak modern membuat Fani banjir pujian.


Dalam babak kedua Grand Final, hadir 24 kontestan MasterChef Indonesia season 5 yang menyemangati Fani dan Kai.

Selain itu, tampak keluarga dari kedua kontestan ikut hadir.

Sebelumnya, pada Grand Final MasterChef Indonesia 2019 ronde pertama, Fani dan Kai mendapatkan tantangan untuk menduplikasi masakan dari ketiga juri.

Dari Chef Juna misalnya, Fani dan Kai harus menduplikasi dish Lobster Tuturaga.

Hasilnya, menurut ketiga juri, Lobster Tuturaga masakan Kai berbeda, tapi dia berhasil menyelesaikan tantangan dengan baik.

Meski demikian, bumbu Lobster Tuturaga ala Kai masih kurang, menurut Chef Arnold.

Sementara Lobster Tuturaga ala Fani, ada bumbu bawang yang overcook.

Selain itu, rasa pedas dari masakan yang dibuat Fani, juga kurang.

Baca juga  Biodata, Profil dan Fakta Yena (APRIL)

Dish kedua yang diduplikat Fani dan Kai adalah masakah Hamachi Na Niura milik Chef Renatta.


Menurut Chef Renatta, bumbu masak andaliman yang ada di dish Kai kurang terasa.

Seharusnya, ia lebih banyak menaruh andaliman serta seasoning lainnya.

Sementara untuk masakan Fani, Chef Juna menilai, tidak ada seasoning dalam dish tersebut.

Sementara menurut Chef Arnold, andalimannya terasa, tapi kecombrangnya sedikit tipis potongannya.

Terakhir, Fani dan Kai menduplikat dish milik Chef Arnold yaitu Bubble Tea.

Menurut Chef Arnold, Bubble Tea buatan Kai manisnya monoton.

Tak tanggunh-tanggung, Chef Juna menyebut, masakan Kai sangat flat!


Sementara dish Fani, penampilannya kurang elok.

Namun, menurut Chef Renatta, rasa Bubble Tea buatan Fani sangat pekat.

Ads Blocker Image Powered by Code Help Pro

Ads Blocker Detected!!!

We have detected that you are using extensions to block ads. Please support us by disabling these ads blocker.

Powered By
Best Wordpress Adblock Detecting Plugin | CHP Adblock