BPPRD Kota Bandar Lampung Mencatat Pertumbuhan Realisasi Pendapatan Daerah Kota Bandar Lampung Mengalami Kenaikan

BPPRD Kota Bandar Lampung Mencatat Pertumbuhan Realisasi Pendapatan Daerah Kota Bandar Lampung Mengalami Kenaikan


Kepala BPPRD melalui Kabid Pajak BPPRD Kota Bandar Lampung, Andre Setiawan mengatakan pertumbuhan realisasi saat ini cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan pertumbuhan realisasi mulai dari 2018 ke 2019 berada di beberapa sektor pajak, contohnya restoran di 2018 sebesar Rp36 miliar sedangkan di 2019 sebesar Rp58 miliar di tanggal dan bulan yang sama yakni 17 September.
“Kalau kita bicara pertumbuhan realisasi sudah cukup signifikan dibandingkan dengan tahun kemarin, beberapa di antaranya restoran, hiburan, parkir dan hotel, serta lebih terbantu dengan adanya tapping box ini,” jelasnya, Kamis (19/9).
Ia menjelaskan saat ini pertumbuhan realitas pada masing-masing sektor sudah baik, diantaranya pajak restoran 61% , hotel 21 %, parkir 56%, dan pajak hiburan 34%. Namun sektor reklame masih kecil pertumbuhan realisasinya hanya 5%, hal tersebut dimungkinkan terlambatnya pihak advertising menyetorkan pajak serta kemungkinan adanya reklame yang tidak terdata.
“Untuk reklame memang belum menggembirakan masih di bawah pertumbuhan realisasinya hanya 5 %, dan juga pertumbuhan reklame agak melambat dikarenakan tahun 2019 merupakan tahun politik, sehingga banyak reklame-reklame untuk kegiatan partai politik, kegiatan sosial, dan ormas, yang tidak terkena pajak dan itu cukup menyumbang terlambatnya pertumbuhan realisasi pajak reklame,” jelasnya.
Sementara itu, ia menjelaskan untuk target pajak pada tahun ini di antaranya pajak hotel sebesar Rp52 miliar, pajak restoran Rp100 miliar, pajak hiburan Rp35 miliar, reklame Rp41 miliar dan parkir Rp6,4 miliar, serta akan menargetkan di perubahan anggaran pendapatan, yakni tahun 2019 yang direncanakan naik adalah pajak parkir karena sampai saat ini realisasi sudah hampir 100%, sehingga diperubahan nanti ditambah Rp4 miliar.
“Ya jadi dari Rp6,4 miliar menjadi Rp10,4 miliar. Karena pertumbuhan realisasi juga cukup bagus jadi kita naikan targetnya di perubahan 2019,” tuturnya.
BPPRD juga optimis dapat mencapai target yang ada berusaha semaksimal mungkin, selain menggunakan tapping box, BPPRD juga melakukan pengawasan terhadap pemakaian tapping box.
“Penagihan tunggakan kepada Wajib Pajak WP, dengan cara dipanggil dan minta untuk segera membayar. Kita juga bentuk tim yang beranggotakan mulai dari unsur staf sampai dengan kasubid untuk ke lapangan tiap bulannya, Kita juga melakukan pendataan ulang seluruh objek pajak secara intensif dan berkelanjutan,” paparnya.
Ia juga mengimbau untuk tepat membayar pajak baik untuk restoran, hiburan, hotel, dan parkir untuk bersama-sama ikut serta dalam pembangunan kota Bandar Lampung.
“Kita juga ngucapin terimakasih kepada pengusaha restoran, hotel, hiburan dan lainnya yang sudah menyetorkan pajak sesuai ketentuan, dan bagi yang belum kami imbau ayolah kita turut andil dalam pembangunan kota Bandar Lampung,” pungkasnya.

Baca juga  Mantan Bupati Simeulue Darmili yang menjadi terdakwa, menangis saat sidang perkara korupsi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Banda Aceh
Ads Blocker Image Powered by Code Help Pro

Ads Blocker Detected!!!

We have detected that you are using extensions to block ads. Please support us by disabling these ads blocker.

Powered By
Best Wordpress Adblock Detecting Plugin | CHP Adblock