APAKAH SESEORANG AKUNTANSI MASIH DIBUTUHKAN DI MASA DEPAN?

APAKAH SESEORANG AKUNTANSI MASIH DIBUTUHKAN DI MASA DEPAN?

Dunia bisnis semakin berkembang dari waktu ke waktu. Untuk menerjang kelangsungan sebuat perusahaan, tiap-tiap dari mereka harus mampu menjaga syarat finansial supaya tetap stabil. Oleh karena itu eksistensi seorang akuntan sangat diperlukan dalam hal ini. Seorang akuntan diandalkan untuk mengelola keuangan perusahaan. Berprofesi menjadi seorang akuntan mampu berbuat lebih dalam menerima peluang pekerjaan ini.

Pekerjaan pada bidang akuntansi terbuka sangat lebar hampir pada semua sektor, semua usaha diyakini akan memperlukan akuntansi menjadi fungsi keuangan pada bawah direktorat keuangan, mulai berasal akuntansi keuangan, risk management, corporate finance, management reporting, budgeting serta perpajakan, selain itu di entitas sektor publik lulusan akuntansi pula menjadi primadona kini ini.

Baca juga  KOMPUTER SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN

Kebijakan pemerintah yang menerapkan baku Akuntansi Pemerintah (SAP) yang memakai accrual basis yang mau tidak mau wajib mengikuti dengan penerimaan akbar-besaran lulusan akuntansi harapan supaya laporan keuangan unit mendapatkan akibat audit yang clean (lumrah tanpa pengecualian) tentunya ialah

tantangan tersendiri sekaligus kebanggaan yang wajib dicapai. Maka segala upaya dilakukan buat mencapai target tadi termasuk didalamnya mempekerjakan tenaga ahli akuntansi pemerintah yang sangat paham penerapan SAP ini.

Di zaman ini, kebanyakan seorang akuntan professional mengalami kekhawatiran dengan perkembangan teknologi. Dengan adanya sistem yang canggih akan berpotensi untuk mengambil alih fungsi akuntansi. Fungsi akuntansi masih memiliki dampak besar dalam bisnis di masa perkembangan teknologi berkembang yang semakin canggih dan laju perubahan meningkat.  Lantas, apakah seorang akuntan masih dibutuhkan di masa depan?

Baca juga  MENJADI AKUNTANSI PROFESIONAL: GAJI,TUGAS DAN SYARATNYA

Akuntansi Akan Menjadi Lebih ‘Langsing’ dan Pekerjaan Diambil Alih oleh Sistem
Sistem yang bekerja secara otomatis dan mudah diakses oleh pekerja akan memudahkan proses akuntansi. Tak perlu ada bagian akuntansi yang menghitung pengeluaran dan pemasukan secara manual. Pekerjaan tersebut akan diambil alih oleh sistem sehingga bagian akuntansi akan lebih ‘langsing’ dengan jumlah karyawan yang lebih efisien. Dengan demikian, pengeluaran jadi dapat ditekan.

Laporan Akuntansi Akan Lebih Kredibel

Aplikasi akuntansi membantu penggunanya untuk menemukan angka pasti dan terhindar dari kesalahan data yang mungkin saja dilakukan oleh manusia atau biasa kita sebut sebagai human error. Dengan begitu, laporan akuntansi akan lebih kredibel dan dapat dipertanggungjawabkan berdasarkan data-data yang ada.

Baca juga  3 LANGKAH MUDAH MEMAHAMI BIAYA JABATAN DALAM PPh 21

Selain itu, sistem-sistem pada aplikasi akuntansi akan membantu perusahaan untuk menganalisis data dan berbagai metrik. Hal ini akan membantu para petinggi untuk menentukan rencana ke depannya. Saat ini, sangat jarang akuntan yang memiliki skill seperti ini dan dengan mudahnya akan diambil alih oleh penggunaan aplikasi akuntansi berbasis cloud.