Site icon Udah Ketemu

Anak di Bawah Umur Diduga Tewas Tertembak Karyawan PT Unggul Lestari, Tokoh Adat Minta Perusahaan Bertanggung Jawab

SAMPIT, UDAHKETEMU.COM — Kasus dugaan penembakan yang menewaskan seorang anak di bawah umur di Desa Tumbang Sepayang, Kecamatan Antang Kalang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, mengundang perhatian masyarakat dan tokoh adat.

Korban berinisial HTR, warga setempat dari komunitas Dayak. Keterangan yang beredar menyebut korban meninggal setelah terkena tembakan yang melibatkan seorang karyawan PT Unggul Lestari (UL).

Peristiwa tersebut mendorong masyarakat meminta aparat penegak hukum segera mengusut seluruh rangkaian kejadian.

Tokoh Adat Minta Kasus Segera Diusut

Damang Kepala Adat Kecamatan Antang Kalang, Hermas Bintih Assan, menyampaikan keprihatinannya atas kasus tersebut.

Hermas meminta pihak perusahaan memberikan perhatian kepada keluarga korban dan membantu aparat mengungkap kejadian secara terang.

Informasi yang beredar menyebut seorang karyawan PT UL meninggalkan kawasan perkebunan setelah kejadian. Warga kemudian meminta aparat mencari keberadaan orang tersebut dan memeriksa keterlibatannya dalam kasus ini.

Namun, aparat masih perlu memeriksa berbagai keterangan dan bukti untuk memastikan kronologi serta pihak yang bertanggung jawab.

Tokoh Masyarakat Dorong Penyelesaian Adat

Selain meminta proses hukum berjalan, tokoh adat juga membuka ruang penyelesaian melalui mekanisme adat Dayak jika perkara tersebut memenuhi ketentuan hukum adat yang berlaku.

Masyarakat menilai persoalan ini tidak hanya menyangkut dugaan tindak pidana. Kasus tersebut juga menyentuh hubungan antara masyarakat adat dan perusahaan yang menjalankan kegiatan usaha di wilayah tersebut.

Tokoh masyarakat meminta semua pihak menjaga situasi agar persoalan tidak berkembang menjadi konflik yang lebih luas.

Warga Minta Aparat Mengungkap Fakta

Informasi mengenai kasus tersebut turut mendapat perhatian masyarakat di media sosial. Sejumlah warga menyampaikan simpati kepada keluarga korban dan meminta aparat segera mengungkap fakta di balik kejadian.

Masyarakat meminta penyidik memeriksa seluruh pihak yang mengetahui kejadian, mengumpulkan bukti, serta memastikan kronologi secara menyeluruh.

Warga juga berharap aparat dapat menangani kasus secara profesional dan transparan.

Pihak Perusahaan Belum Memberikan Keterangan

Hingga berita ini ditulis, PT Unggul Lestari belum menyampaikan keterangan resmi mengenai dugaan penembakan tersebut.

Manajemen perusahaan juga belum memberikan penjelasan mengenai kronologi kejadian maupun langkah yang akan mereka ambil terkait persoalan tersebut.

Sementara itu, aparat penegak hukum perlu memastikan seluruh informasi yang beredar melalui penyelidikan dan pemeriksaan saksi.

Masyarakat menunggu perkembangan penyelidikan untuk mengetahui fakta sebenarnya di balik peristiwa yang menewaskan anak di bawah umur tersebut.

Proses hukum juga perlu tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah terhadap setiap pihak yang belum memperoleh putusan pengadilan.

Exit mobile version