Libur Lebaran 2021, Cek Disini!

Dalam 10 hari, umat Islam Indonesia akan merayakan Idul Fitri 1442 Hijriah. Masyarakat juga menunggu waktu berangkat bersama, atau awal liburan. Seperti diketahui, Surat Keputusan Bersama (SKB) yang dikeluarkan Menteri Agama, Menteri Tenaga Kerja, dan Menteri Pemakaian Apartemen Negara telah ditandatangani pada Februari 2021 tentang hari raya Idul Fitri dan liburan rombongan. Perubahan liburan kelompok yang dijelaskan dalam SKB ini dicatat pada tahun 2021, No. 281, 2021, No. 1, dan 2021 No. 1. Reformasi tahun 2020 Nomor 642, Nomor 4 2020, dan Nomor 4 2020 tentang hari libur nasional dan hari libur komunal tahun 2021.

Menteri SKB 3 merevisi aturan sebelumnya untuk mengurangi libur rombongan dari 7 hari menjadi hanya 2 hari. Yakni, libur Idul Fitri pada 12 Mei dan libur Natal pada 24 Desember.

Selain itu, SKB 3 Menteri akan memiliki tiga hari libur selama Mei 2021: 13-14 Mei (Idalfitri 1442 Hijrah), 13 Mei (Kenaikan Isa Armashi), dan 26 Mei (Besak 2565). Selain ketiga menteri SKB tersebut, Presiden Joko Widodo juga menandatangani Perintah Pimpinan (Keppres) Nomor 7/2021 tentang Hari Libur Bersama Pegawai Negeri Sipil Nasional tahun 2021.

Aturan tersebut menetapkan bahwa liburan dengan ASN adalah hari libur bersama dengan Lebaran atau Idolfitri 1442 Hijrah pada Rabu (5 Desember 2021) dan Jumat, 24 Desember 2021 sebagai hari libur bersama dengan Hari Natal.

“Cuti komunal tidak mengurangi hak pegawai negeri sipil untuk cuti tahunan,” tulis dikte kedua yang dikutip, Senin (5 Maret 2021). Selain mengurangi cuti komunal, pemerintah memutuskan untuk menghapuskan Lebaran 2021 kembali ke Jepang dengan tujuan menghentikan penyebaran Covid-19. Jika dipikir-pikir, momentum liburan panjang selalu menyebabkan lonjakan kasus positif Covid-19. Presiden Joko Widodo atau Presiden Jokowi mengungkapkan data jumlah kasus positif Covid-19 meningkat selama empat hari libur panjang. Kepala negara mengimbau masyarakat untuk menjaga momentum positif ini dengan tidak kembali saat Lebaran.